
Kedatangan Tuhan Yesus seperti zaman Nuh

Shalom saudara-saudariku, tidak terasa kita sudah memasuki bulan ke tujuh di tahun 2017. Sungguh luar biasa penyertaan Tuhan kepada kita semua. Doa saya kiranya kita semua sehat selalu sampai Tuhan Yesus datang kali kedua di dunia… Amin.
Melalui warta jemaat lokal ini, saya ingin mengingatkan kita tentang kedatangan Tuhan Yesus seperti pada waktu zaman Nuh.
Matius 24:37-44 Firman Tuhan berkata: “Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia, sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu, makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggal. Kalau ada dua orang perempuan sedang memutar kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan. Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhan datang. Tetapi ketahuilah ini: jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar. Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga.”
Kalau kita melihat keadaan sekarang ini, banyak hal yang sama pada zaman Nuh. Dikatakan pada zaman Nuh adalah makan dan minum, kawin mengawinkan. Bukankah sekarang hal itu sama? Dimana kuliner-kuliner berkembang begitu pesat dan manusia cenderung mencari makan dan minum, dan tempat-tempat kuliner selalu ramai? Kawin mengawinkan itupun terjadi sekarang, dimana orang-orang melakukan kawin cerai semau-mau mereka, bahkan di beberapa negara sudah mengawinkan sesama jenis secara legal, itulah bukti bahwa tanda-tanda zaman telah tiba dan kita harus berjaga-jaga, sebab kedatangan Tuhan Yesus sudah diambang pintu dan kita hidup di penghujung zaman.
Juga dikuatkan di 2 Timotius 3:1-9 “…keadaan manusia akhir zaman yang cenderung berkelakuan jahat dan tidak menuruti kehendak Tuhan walaupun secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakikatnya mereka memungkiri kekuatannya”.
Kejahatan manusia pada zaman Nuh dapat kita lihat di Kejadian 6:1-8, ayat 5 “Ketika dilihat Tuhan, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata, maka menyesallah Tuhan, Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hatiNya.”
Ayat 8 “Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata Tuhan.
Pertanyaannya: Apa yang kita harus lakukan supaya kita diangkat ketika Tuhan Yesus datang kali kedua? Belajarlah seperti Nuh, seperti di ayat 9:
- Nuh adalah orang yang benar di mata Tuhan
- Nuh tidak bercela di antara orang-orang se-zamannya
- Nuh hidup bergaul intim dengan Allah.
Mari kita lakukan ketiga hal di atas saudara –saudariku, kalau kita mau diangkat, saat Tuhan datang.
Pdp. Vera Felisa






