Sejarah Singkat

GBI Pondok Gede Plaza berawal dari persekutuan Bethany 30 di Rama Plaza. Dimana persekutuan ini terbentuk oleh hamba-hamba Tuhan yang rindu dimana dari persekutuan menjadi sebuah gereja. Dengan visi Tuhan lewat hamba-Nya Pdt. Ir. Niko Njotorahardjo, dimana Tuhan memberikan visi buat gerejaNya saat itu, dari Firman Tuhan: Yesaya 54:2-3 “Lapangkanlah tempat kemahmu, dan bentangkanlah tenda tempat kediamanmu, janganlah menghematnya; panjangkanlah tali-tali kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu! Sebab engkau akan mengembang ke kanan dan ke kiri, keturunanmu akan memperoleh tempat bangsa-bangsa, dan akan mendiami kota-kota yang sunyi.” Maka dari persekutuan itu dimulailah gereja GBI Pondok Gede Plaza.

Diawali dengan pembukaan ibadah di Wisma Hexa pada tanggal 10 Agustus 1997 dengan dibuka oleh Pdt. Paul Widjaya, maka di hari minggu berikutnya dimulailah ibadah GBI Pondok Gede Plaza dengan 1x ibadah, dengan saat itu yang menjadi koordinator Ibadah: Bapak Rudy Surjanto dan wakilnya Bapak Heron, dengan menempati 2 Ruko Pondok Gede Plaza di blok E dengan 2 lantai.

Sesuai dengan visi Tuhan melalui Pdt. Ir. Niko Njotorahardjo sebagai gembala pembina rohani kami, jika Tuhan berkenan akan ada mujizat yang terjadi melalui pembukaan gereja tersebut. Dan memang Tuhan nyatakan perkenananNya saat itu, yaitu :

1. 2 Ruko yang dipakai untuk gedung ibadah diberikan 4 tahun gratis dimulai tahun 1997.

2. Saat ibadah di hari minggu pertama kali, dimulai dengan 1x ibadah di lt.1, tapi puji Tuhan!!! Tuhan mengirimkan jiwa-jiwa sehingga menjadi 2x ibadah di minggu berikutnya. Jemaat awal sekitar 200 orang.

Berjalan dengan waktu, GBI Pondok Gede Plaza mempunyai koordinator Ibadah: Bapak Rudy Surjanto dan dibina oleh Pdt. Djohan Tjahyadi.

Pada tahun 1999, terjadilah goncangan, dimana GBI Pondok Gede Plaza tidak diijinkan untuk beribadah di dalam kompleks Pondok Gede Plaza dan kami pun pindah ke daerah perumahan Jatimurni, dan ibadah berjalan seperti biasa sampai tahun 2000.

Dan pada tahun 2000 itu pindahlah kami kembali ke kompleks Pondok Gede Plaza, akibat dari doa segenap pengerja dan jemaat sehingga mujizat terjadi, serta saat gembala dan istri sedang ada di Yerusalem dan berdoa untuk mujizat terjadi. Dan terjadilah mujizat, ada pergantian personil pengelola Pondok Gede Plaza, sehingga kami diijinkan untuk beribadah di kompleks Pondok Gede Plaza.

 

Dan berkembanglah GBI Pondok Gede Plaza, mempunyai toko buku di lt.1 dan ibadah di lt.2, masih dengan 2 ruko. 

 

Dan di tahun ini pula, koordinator Ibadah/gembala, Bapak Rudy Surjanto mengambil keputusan untuk menjadi pelayan Tuhan sepenuh waktu. 

Berjalan dengan waktu, 4 tahun kemudian dari tahun 1997, tepatnya di tahun 2001. GBI Pondok Gede Plaza mendapatkan mujizat Tuhan berikutnya, yaitu: menambah 1 ruko, sehingga menjadi 3 ruko dengan setengah harga sampai tahun 2005. 

Pada tahun 2005-2009, GBI Pondok Gede Plaza dengan iman melangkah untuk menambah 1 ruko lagi menjadi 4 ruko. Dan untuk membayar sewa tahun 2010-2020, GBI Pondok Gede Plaza dengan iman pula, melangkah dan mengambil dana pinjaman dari bank dengan jaminan rumah gembala. Dimana pinjaman yang semustinya selesai 10 tahun dengan berkat dan mujizat Tuhan juga dapat selesai dalam waktu 2,5 tahun.

Pada sekitar tahun 2013-2014, gembala pun jatuh sakit, sehingga segala sesuatu yang berhubungan dengan gereja, gembala tidak dapat bertindak apa-apa dan ditopang oleh ibu Gembala. Tapi oleh karena anugerah Tuhan juga GBI Pondok Gede Plaza dapat berjalan hingga tahun 2015 ini, dari 200 jemaat menjadi 700 jemaat oleh karena topangan dan doa satu sama lain di dalam keluarga besar GBI Pondok Gede Plaza.

Sekilas profil keluarga gembala GBI Pondok Gede Plaza:

Pdt. Rudy Surjanto dan istri Pdm. Rachel Herawaty Puspa.

Mempunyai anak dan menantu serta cucu:  

- Stacy Abigail, dengan suami Daniel dan anak : Audrey dan Ashley.

- Zephanie Astrid, dengan suami Charles Benjamin.