
BuGem Message Februari 2022

“Hidup dengan Paradigma Baru sebagai Prajurit yang mempunyai Kasih Mula-Mula”
Filipi 4:8 “Jadi akhirnya saudara-saudara, semua yang benar, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap di dengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.”
Kalau saja kita semua lakukan sesuai ayat tersebut, pasti hidup kita damai dan berkat Tuhan pasti turun. Karena Tuhan akan turunkan berkat atas anak-anakNya yang hidup sesuai maunya Tuhan.
Bagaimana langkah-langkah memasuki cara hidup yang baru? Milikilah TARGET!
1. Target secara PRIBADI
- Naikkan level aktivitas rohani kita, seperti masuk ke COOL, WBI, Youth/Teens, PoKids, dll. Di dalam komunitas kecil ini saudara bisa lebih bertumbuh, secara keluarga rohani bisa saling memperhatikan, tahu apa yang terjadi antar anggota. Dan contoh yang lain lagi adalah baca Firman Tuhan setiap hari. Bisa dari Kejadian s/d Wahyu secara urut atau selang seling Perjanjian Lama dan Baru atau lewat pembacaan HEBAT (yang di posting di MedSos GBI PoGe setiap hari Minggu)
2. Target di dalam KELUARGA
- Adakan doa bersama/mezbah keluarga. Tidak harus lama sampai 1 jam lebih, bisa dengan baca Firman Tuhan bersama-sama dan saling mendoakan 5-10 menit. Jangan beranggapan kalau tidak lama waktunya Tuhan tidak berkenan! Dengan adanya mezbah keluarga ini, kita bisa mengetahui keadaan hati masing-masing dan akhirnya bisa terjadi pemulihan, kalau terjadi konflik jangan tunggu lama-lama dan segera bereskan, kalau perlu bantuan konseling bisa hub Sekretariat Gereja.
3. Target secara GEREJA
- Lebih memperhatikan jemaat-jemaat (sesama anggota gereja) yang perlu, dan dalam pergumulan, bahkan untuk orang lain. Tidak harus hanya dengan uang, tapi bisa membantu dengan apa yang kita bisa, contoh: konseling, pendampingan dan doa. Tidak harus tunggu kaya! Tenaga dan waktu saudara bisa dipakai untuk berbagi juga, yang penting menjangkau jiwa dengan perhatian kita tanpa harus membawa “nama gereja”, yang penting mereka selamat, masuk Surga. Amin
Tuhan Yesus memberkati.






