
BuGem's Message Februari 2025

“Sukses Dalam Penuaian Bukan Karena Kemampuan Kita”
Bagian yang bisa kita lakukan adalah MENABUR, nanti ada yang MENYIRAM dan Allah yang MENUMBUHKAN. Jangan pernah sombong bahwa kita berhasil menuai jiwa-jiwa. Untuk bisa hadir di gereja itu saja perlu KASIH KARUNIA TUHAN, kita sudah siap beribadah, tiba-tiba bisa sesuatu terjadi dan batal. Jadi semua hanya karena KASIH ANUGERAH (FAVOR) TUHAN atas kita.
Maka… jangan pernah KECEWA kalau taburan kita belum bisa kita tuai. Karena ada 4 jenis tanah (simbol hati manusia) yang kita taburi benih (simbol Firman Tuhan) berdasarkan Matius 13:1-9 (Perumpaan Penabur):
I. Jatuh di pinggir jalan = langsung terbang terbawa angin atau di makan burung. Ini berbicara tentang hati yang tidak mau menerima taburan Firman Tuhan, langsung dibiarkan di tepian hati saja, maka terbang oleh angin atau burung mematok.
II. Jatuh di tanah yang berbatu-batu, ada tanahnya tipis sekali. Benih bisa tumbuh tapi tidak berakar ke dalam sehingga saat terkena sinar matahari langsung layu. Ini berbicara tentang hati yang masih banyak “batu”nya = kekerasan hati, dendam, tidak bersyukur, dll. Benih Firman Tuhan langsung layu dan mati (tidak ada pertumbuhan).
III. Jatuh di tanah yang ada semak duri. Walau tanah itu subur tapi tanaman yang tumbuh berebut lahan dengan semak, terhimpit dan akhirnya mati. Ini tentang hati yang sudah berjalan dalam Roh Kudus tapi masih menyimpan “semak-semak”: kotoran/dosa, masa lalu, tradisi lama, dll. Makin dibiarkan maka Firman Tuhan akan terhimpit dan mati.
IV. Jatuh di tanah subur, bersih dari kotoran, cepat bertumbuh, batangnya besar dan rindang daunnya lalu bertunas dan berbuah. Ingat bahwa buahnya MANIS jadi bisa dinikmati orang banyak dan daunnya bisa untuk OBAT / TEMPAT PERTEDUHAN.
Menuai kadang hanya 25% dari yang kita harap. Jadi, kita menabur mungkin dengan air mata tapi tetap menuai walau tidak 100%, Tuhan yang membuat berhasil – Mazmur 126:5-6
Semangat menjadi PENABUR! apapun yang bisa kita tabur.
Tuhan Yesus memberkati






